~ Berikut ini kami akan memberikan informasi menarik, berita unik dan tutorial tips & Trik yang tentunya sangat membantu anda serta menambah informasi. kali ini kami akan membahas tentang Cara memelihara ikan nila di kolam terpal yang benar dan Lengkap secara lengkap dan mendetail, langsung saja silahkan baca info artikel berikut Ini :
![]() |
| Cara memelihara ikan nila di kolam terpal yang benar dan Lengkap |
Cara memelihara ikan nila di kolam terpal yang benar dan Lengkap - dapat anda baca secara lengkap beberapa trik dan cara bagaimana memelihara ikan nila di kolam terpal yang benar dibawah ini :
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam membangun kolam terpal:
1. Sumber air untuk mengisi kolam terpal
Sumber air berupa air sumur, air PAM, air hujan yang ditampung, dan
lain-lain yang layak digunakan. Lebih ideal lagi jika kolam terpal
mendapat pasokan dari sungai, saluran irigasi, waduk, atau danau.
2. Ketinggian lokasi
Ketinggian lokasi perlu diperhatikan karena terkait dengan suhu air.
Untuk budi daya ikan nila, ketinggian yang cocok adaiah 0-500 m dpi.
3. Ukuran ikan
Ukuran yang akan dipelihara perlu dipertimbangkan karena terkait
dengan kedalaman air di dalam kolam. Misalnya, benih nila cocok
dipelihara pada kedalaman air 40-50 cm. Untuk menampung air sedalam 40
cm, cukup dibuat kolam dengan ketinggian atau kedalaman sekitar 60 cm.
Untuk usaha pembesaran yang menggunakan benih ukuran 20-30 g/ekor,
dibutuhkan kedalaman air antara 80-100 cm. Untuk menampung air sedalam
100 cm, diperlukan kolam dengan ketinggian atau kedalaman sekitar 120
cm.
4. Dasar tanah dan kerangka yang digunakan
Dasar tanah untuk peletakan kolam terpal harus rata, begitu pula
dengan kerangka yang digunakan hendaknya tidak berbahan tajam karena
dapat membuat terpal sobek. Bila tanah tidak rata, sebaiknya diberi
lapisan dan pelepah batang pisang atau sekam padi. Selain berfungsi
meratakan tanah, kedua bahan ini dapat menstabilisasi suhu.
5. Peralatan Pendukung
Dalam pengelolaan kualitas air di kolam terpal, diperlukan beberapa
peralatan, baik untuk menjaga ketersediaan air maupun untuk memelihara
kualitas air. Beberapa peralatan yg perlu disediakan adalah Aerator atau
blower
yg hanya diperlukan sewaktu-waktu untuk meningkatkan kandungan
oksigen, Pompa, selang atau pipa yang digunakan untuk mengalirkan air
dari sumber air ke kolam terpal ataupun untuk membersihkan dasar kolam
dengan cara melakukan sifon
Jenis Kolam Terpal
Berdasarkan bahan dan cara
membuatnya, terutama dinding atau kerangka kolam maka dikenal adanya
beberapa jenis kolam terpal, antara lain:
- 1. Kolam terpal dengan kerangka bambu, kayu, pipa ledeng, atau besi.
- 2. Kolam terpal dengan dinding batako atau batu bata.
- 3. Kolam terpal dengan dinding tanah.
- 4. Kolam beton atau kolam tanah berlapis terpal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar