Cara Ikan Gurame Cepat Besar dengan Probiotik
alhamdulillah ini dari pengalaman rpibadi saya sebagai peternak Gurame semoga membantuk bagi kawan yang ingin memelihara ikan gurame.
Budidaya Gurami dengan probiotik sistem GUBA (Gugus Simba) ini telah
berhasil diaplikasikan oleh pembudidaya Gurami di Jambidan Bantul
Yogyakarta. Kini pembudidaya Gurami Jambidan telah meninggalkan cara
konvensional budidaya Gurami dan beralih ke cara budidaya baru
memanfaatkan Probiotik.
Probiotik secara sederhana merupakan bakteri/mikroba yang berfungsi
mendukung kehidupan makhluk hidup. Dalam hal budidaya gurami tentu saja
probiotik digunakan untuk mendukung pertumbuhan Ikan Gurami yang
dibudidayakan.
Menurut pengalaman pembudidaya Gurami di Jambidan, aplikasi probiotik
sistem GUBA dinilai mampu mempercepat pertumbuhan Ikan Gurami. Masa
panen Gurami pun menjadi lebih singkat.
Dalam budidaya Gurami Sistem GUBA setidaknya ada dua jenis probiotik
yang diaplikasikan. Pertama adalah Probiotik yang diguyurkan langsung di
kolam budidaya. Contoh Probiotik Simba yang digunakan adalah NATURE
SIMBA, MASTERFISH SIMBA dan SPF.
Penggunaan Probiotik jenis ini ditujukan untuk menambah populasi mikroba
positif ke dalam kolam sehingga plankton yang menjadi pakan alami
Gurami akan tumbuh subur. Selain itu Probiotik ini juga berfungsi untuk
menjaga kestabilan air dan lingkungan kolam sehingga Gurami yang
dibudidayakan tetap sehat dan tidak gampang stress.
Probiotik lain yang digunakan adalah probiotik yang dicampurkan ke dalam
pakan. Jenis probiotik ini misalnya RAJAGRAMEH, NUTRISI SIMBA dan SPF.
Penggunaan probiotik ini bertujuan agar pencernaan Gurami bekerja dengan
optimal sehingga pakan yang dikonversikan menjadi daging pun menjadi
maksimal.
Jika tanpa probiotik, maka dari seluruh bobot pakan Gurami yang
diberikan hanya kisaran 50-75% saja yang akan dikonversi menjadi daging
dan sisanya akan dibuang sebagai kotoran ikan. Namun jika memanfaatkan
probiotik, pakan yang dicerna menjadi daging bisa meningkat sampai
90-95% dan hanya sedikit sekali yang dibuang menjadi kotoran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar